Mungkin aku sebuah pena yang kau beli.
Aku pena yang bruntung.
Yang kau ambil.
Yang berada dikumpulan tman-teman ku. Sudah lama
menunggu pembeli untk membawa kejenuhan dikmpulan itu.
Sentuhan jarimu begitu lembut. Gerakan tanganmu begitu halus.
Dimana aku selalu memberi coretan cerita hidupmu.
Saksi yg telah kau jalankan brsama aku.
Tapi kini aku terbuang hnya karna aku habis dan
kehilangan warna ku.kmampuanku.
Kini aku tergeletak dijalanan yg terinjak-injak









0 komentar:
Posting Komentar