TIKAM AKU DENGAN PUJIANMU, RANGKUL AKU DENGAN HINAANMU


Silahkan nilai aku sepuasmu
Baik buruk pandanganmu terhadapku
Tetap takkan merubah arah jalan hidupku
Aku akan terus melangkah
Meski hati terkadang lelah
Melahap semua perihnya amarah
Karena selalu dipandang mata sebelah

Kan kupetik kebaikan dari semua cacianmu
Kan kuterima dengan rendah hati segala pujianmu

Lebih baik kau teriaki aku gila
Tapi hati ini dan pikiranku waras

Daripada kau sebut aku waras
Tapi jiwa ragaku nyata gilanya

Tak perlulah sibuk bergumam
Menghina tentang langit yang kelam

Perhatikanlah wujud sendiri
Sudah lebih baikkah kita darinya?

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.