disebuat kota kecil yang kami pastikan
semua orang tau apa yang ada di pikiran setiap insan,
disaat orang berfikir benar adalah salah,
dan salah adalah hal biasa
maka benar adalah suatu yang langka
langit menangis ketika tabir besar berhasil
mengelurkan sinar kecil untuk menemani langkaku
awan bersenandung riang atas kehadirannya.
saat itu langit tampak elok dari bawah sini
sampailah ia di bumi, disambut alunan lagu clasicc
yang orangtua kita biasa dengar saat mereka muda
irama meretakan lantai pertanda
pertemuan pertama yang akan menjadi sejarah
sembilan puluh menit pertemuan perdana
yang menjadi saksi bisu aku dan dia
antara logika dan fakta kita bercengkrama
langit dan bumi
aku pun mulai kehabisan kata,
pena ku mulai terbata.
lekas dengarkan degup jantungku,
disitu ku berkata "selamat datang intan langit"










1 komentar:
cuit2...
Posting Komentar