1 komentar

Kamu,Aku

Kalau aku ini satu maka aku adalah tiada
Kalau pijakmu jengah maka aku terbang saja
Kalau aku awan dan kalau saja kamu bintang
Maka layaknya sihir, lebih baik langit melenyap
Karna lalu buat apa ada renggang di antara jariku
Buat apa dicipta hati yang luas
Kalau bukan jadi tempatmu mengadu
Karna lalu buat apa ada dua
Kalau yang ada hanya aku
Dan di sisi yang lain hanya ada kamu
Jadi di sinilah kita, di satu peraduan yang sama
Belajar tertawa, belajar menangis
Belajar mengajar, belajar mendengar
Di sinilah kita
Belajar Cinta
read more
0 komentar

Aku Mengerti Cinta Dengan 2 Cara

aku mengerti cinta dengan cara yang paling sederhana
ketika seorang wanita memeluk mesra buah hatinya
selepas pagi buta dia membuka mata
diiringi sebaris senyum manis pembuka hari
***

aku mengerti cinta dengan cara yang paling sederhana
ketika seorang pria duduk di beranda diterpa renyahnya gelak tawa
mengawasi buah hatinya dari balik bingkai kaca matanya
yang sedari tadi berlomba memanjat tingginya pohon mangga
***

Aku mengerti cita dengan cara yang luar biasa
ketika seorang wanita menyerahkan seluruh hidup dan jiwanya
hanya untuk mencintai anak yang dibesarkannya
tanpa pernah berpikir untuk meminta apa
***

aku mengerti cinta dengan cara yang luar biasa
ketika seorang pria yang tak perduli akan dirinya
tetap saja tegar berdiri dan mengulurkan tangan
ketika anaknya jatuh dalam pekatnya dunia
***

aku hanya tahu cinta dengan dua cara
dan jangan paksa diri untuk menguraikannya
karna yang aku tahu sebatas milikku saja
cinta itu sederhana tapi luar biasa
read more
0 komentar

Hallo Tuhan, Ini Aku

Hallo Tuhan, selamat sore
Mari duduk di sini denganku
Sekedar berbincang-bincang ringan
Itupun jika Kau mau berbagi rasa denganku
.
Darimana, Tuhan?
Sudah sekian lama tidak berjumpa
Atau, aku saja yang selalu lupa
Jika Kau itu sesungguhnya selalu ada
.
Ingin minum apa, Tuhan?
Kalau aku sudah cukup segelas teh hangat
Dan juga gula secukupnya saja
Sekedar untuk menyembunyikan pahitnya hidupku
.
Kenapa aku lupa selama ini, Tuhan?
Jika Kau itu selalu ada di sini
Mungkin bagaikan butiran-butiran gula ini
Yang selalu memberikan rasa manisnya suka
.
Hallo Tuhan, selamat sore
Ijinkan aku duduk disini denganMu
Sekedar untuk berbagi cerita akan hari ini
Dan kuyakin bahwa Kau pun punya banyak waktu
.
Darimana aku, Tuhan?
Jika Kau sekedar ingin bertanya
Karna sepanjang siang ini aku berjalan di dunia
Dan lupa kalau Kau itu ada
.
Kusuguhkan sepiring pisang goreng
Sekedar teman segelas teh
Dan juga teman obrolan akan kita
Syukurlah jika Kau dan aku masih bicara.
read more
0 komentar

TIDAK SAMA

engkau hanya lah lelaki
kalau hanya tangan , aku juga punya
kalau hanya kaki , aku juga punya
tapi kenapa lelakiku ?
tangan ataupun kaki yang aku punya
satu gerakpun tak bisa sama sepertimu
tahukah lelaki ku?
hanya engkau buah mimpiku
bahkan,akupun ,merasa iri
jika malam ini kau hias matamu dengan memandang satu bintang
yang bentuknya pun tidak pernah engkau ketahui

read more
0 komentar

Coretan

Hari itu ……………………………..!
Ku duduk seorang diri
menatap jauh ,menembus kelamnya senja
mencari seberkas sinar yang dahulu padam
termakan rayuan sang pendusta alam
Ku buka dan kucari kian kemari.
Lembaran memori yang lari ketepian kali.
ku coba menarik kembali

kendati pun susah…………………………
ku tetap gigihnya tak mau kalah.
waktu itu…………………………..
jiwaku rapuh.
terpesona ucapan sang pujangga pengukir kata
semuanya lenyap entah kemana
hilang daya,hilang perkara
tak lagi nampak dipelupuk mata.
itulah hebatnya sang penyair
mengukir kata merangkai basa
tiada menjadi ada.

adapun ada menjadi tiada.
hilangkan noda ,hilang cela.
lenyapnya termakan untaian kata pemadu rasa.
syairnya manis.
menutup pahitnya ampedu
ucapanya indah, menutup kerusakan jiwanya.
itulah dia ………………..
penakluk mahkota penghias tahta.

read more
0 komentar

Sepotong Wajah

Bahwa keindahan tak selalu terlukis dengan senyuman
Kadang ia bicara lewat air mata dan kesedihan
Aku mencoba mengingatnya dengan membayangkan
Pada sepotong wajah yang tidak lain ialah orang yang aku kenal
Keindahan tidak cukup hanya pada hal yang dipuja
Terkadang dapat aku temukan diantara buangan
Yang tersimpan sebagai pengingat akan kemegahan
Keindahan tidak cukup berpenampilan menawan
Mereka sering pula berpenampilan biasa ataupun kurang
Ini terjadi pada hal yang tidak disadari oleh ciptaan
Sering disepelekan meski bobotnya jauh dari menawan
Karna yang aku tau,
Keindahan muncul dimanapun
read more
0 komentar

Cerita Di Langit Biru

Tak pernah kukira, tak pernah kuduga…
Aku kini bisa dan telah mengenalnya;
Senandungkan langit biru dengan sebuah cerita.

Masih lekat tersimpan dalam ingatan
ketika pertama kali kupandangi gambarmu;
Rasa kagum perlahan merambat— getarkan hati
bagai sebuah simfoni.
Ingin rasanya aku bernyanyi— bersama burung - burung
‘tuk puitiskan pagi, agar kau senantiasa bersemi
dihati— bersama warna-warni hari.

Kini waktu ‘tlah melukiskan
kehadiranmu secara perlahan;
Nada suaramu cerminkan keramahan.
Bahkan menyenangkan meki lewat tanya— jawab
Sekalipun.
Hingga aku sempat berpikir,
corak dan warnamu tak seirama dengan
bunga-bunga lain yang sempat aku kagumi.

Kata demi kata telah ku utarakan
kini menggumpal menjadi sebuah pertanyaan
dan sebuah harapan— di hati yang tengah diliputi
bayang dan angan.
read more
1 komentar

buih angin

---------------------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------------------


hanya pada kebenaran kita bisa berharap,
kemudian doa yang menjadi pengiringnya
raga sebagai penyelaras
lalu jiwa sebagai kompasnya

ketika kuning menjadi ungu
lalu primer membentuk sekunder
tersier adalah bagian terabstrak yang pernah kita lihat

ada perasaan sayang terhadap apa yang kita lalui ..
dan masa lalu mnjadi buih, lalu angin sebagai penentu arahnya
ketika pengelihatan mata melihat fatamorgana,
pasir melihat bayang yang semakin jelas

bayang putih dari setiap goresan wajahnya
dan cahaya tak bisa berbohong tentang keadaannya
dia yang selalu berdiskusi dengan alam
menemani udara layaknya buih angin
"ikha mustika"



read more
0 komentar

Jemari Berkarya

Dalam keramaian lagu
Ku tuliskan kata-kata
Lewat ketikan keyboard komputer
Maupun ayunan pensil tertempel kertas
Berbait puisi
Kadang bermakna kadang tidak

Inilah isi hati yang tertuang
Isi yang penuh maupun hampa
Kekosongan menyeruak meminta
Agar volume yang ada terpenuhi

Beratus sampai bermilyar kata
Terjemahan dalam ruh terbesit
Dalam gembira atau liputan amarah
Dalam sukaku dan sedihku
Dalam mata dan kata orang
Dalam kejadian dan terjadinya
Tak’kan cukup lagi ruang dalam hatiku

Menikmati kebebasan berlimit
Karakter keluar dan ternilai
Meskipun terasa berbeda dengan kenyataan.
read more
0 komentar

Cerita

tak dapat ku pejamkan mata sejenak tuk lupakan semua yang tersisa,,,
keterlibatan ku d dlam sebuah cerita nan pelik..,
yang q sutradarai sendiri dan
ku perankan sendiri tokoh utamanya....

lalu,,,
kini akhir cerita apa yang ku ingin,,
tak semudah naskah sebuah kertas...

cerita ini,,
tlah menjadi suatu kepekaan duniawi
tentang apa arti riwayat hidup seseorang yang sesungguhnya,,
bukan dalam jilidan buku
atau
secarik kertas,,
sekalipun ukuran dalam daun lontar..
read more
0 komentar

Puisi Kesunyian Hati


huruf demi huruf

kurangkai menjadi seutas kalimat
berakhir menjadi sebuah bait
menoreh isi dalam hatiku
malampun bersajak iringi mimpiku
merajut puisi yang kuukir
agar hari esok menjadi lebih baik
untuk menggapai cinta
bersama angin kulantunkan
sebuah puisi kesunyian hati
maknakan aku yang rapuh
kehilangan cintaku
cinta...
aku di rundung masalah
aku di rundung kepedihan
kau menyayat hatiku
cinta...
sakit hati ini
luka hati ini
terlambat untuk dilukai
read more
0 komentar

Aku Adalah Puisi

apakah aku harus membuat
puisi tentang malam ?
ataukah aku akan membuat
puisi tentang sepi ?

tidak

karena meraka telah menjadikanku
sebuah puisi
read more
0 komentar

Mencarimu Dalam Sepiku

Mencari-Mu dalam semua epilogku

Kuhancurkan dan leburkan sepi dalam diamku

Kutahu….

Kusepakati tak ada siksa dan sisa dalam jiwaku Jiwa kautawar membuat emas

Rangkaian indah adalah perjuangan suci dan damai

Aku membaca kisah perjuangan itu Pada-Mu cinta

Aku luapkan segala emosi rindu

Membaca setiap detak napas
read more
0 komentar

Membaca Diri

hidup tuh seperti buka internet.. ada istilah buka tab baru/ open new tab..apa yg kita cari ada di dalamnya,, tpi inget, jgn terlalu bnyk buka tab,, krn akan jadi lambat,, di sini loading disitu loading..jadi,, tolong kamu fokuskan apa yg pengen kamu cari,, dan kamu harus tetep fokus disna..jgn terlalu banyak keinginan,, krn hny akan jd penghambat saja.. 

yang kedua,, hidup itu pilihan,, dn pilihan dipenuhi oleh pengertian..mengertilah apa yg pengen km mengerti,, sebelum merumuskan sesuatu,, tolong liat dlu semua aspek'y..bnyk sesuatu yg seharusnya dilakukan, tp tidak dilakukan.. knp? krn dibutuhkan pengertian dlu, sebelum melakukan tindakan..ini meliputi segala konteks.. 

ketiga.. jgn terlalu menginginkan sesuatu yg hanya bisa dilakukan oleh orang lain..krn hnya akan menjadi beban dan kita jg belum tentu tahu dan mengerti situasi orang lain itu.. 

keempat,, jgn takut akan masa depan..karena masa depan adalah hasil dari masa sekarang,.apabila ingin masa depan lebih baik,, yg harus dipikirkan adalah yg sekarang kamu lakukan..kalau kamu takut sama yg belum terjadi,, maka kamu saat ini hanya menghabiskan waktu untuk memikirkan yang belum terjdi itu,, dan tidak melakukan apa-apa pada masa sekarang, krn terlalu sbuk untuk berpikir akan ketakutan itu.. 

kelima,, tetap semangat dan percaya diri..jgn hiasi hatimu dengan kesedihan dan rendah diri.. krna itu adalah penyakit yang bisa menjadi suatu kebiasaan.. dan apabila sudah jadi kebiasaan,, akan sulit lagi untuk mengubahnya.. 
read more
0 komentar

Coretan tanpa tinta | Pena mustika


coretan tanpa tinta 

read more
0 komentar

eksistensi tentang “dia”

secarik kertas,segelas air putih,lalu seperangkat rindu , maka aku siap mempuisikan diri mu
read more
0 komentar

Kamu dan Puisiku

Penaku kembali bergetar
Mengikuti besar arusnya kehidupan
Yang berisi tarian pengharapan
Dan nyanyian kerinduan

Tak dapatkah kamu melihat magma di perut bumi cintaku meledak?
Menumpahkan segala asa dan rasa
Menyegarkan segala dahaga kerinduan
Menumbuhkan segala bunga kesejukan pengharapan

Aku tak lagi peduli bagaimana cara nalarku berpikir
Kesunyian telah merobek lembar bahagiaku
Aku mencoba mencari apa itu yang nalarku ketahui tentang kekurangan
Tapi bahagiaku menuntunku menemukan kesempurnaan yang tidak terlihat

Bagiku keindahan kehidupan dapat terlihat sekalipun malam enggan menunjukkannya
Karna bumi yang ku diami, lautan yang ku arungi adalah sebuah bagian dari puisi
Lalu bagaimana aku memaknai sebuah puisi?
Memaknai sebuah puisi adalah bagaimana aku menjelaskan tentangmu didalamnya
ada yg tiba - tiba menyeruak di halaman terakhir sajakku , senyum mu kah?
read more
1 komentar

intan langit



disebuat kota kecil yang kami pastikan 
semua orang tau apa yang ada di pikiran setiap insan,
disaat orang berfikir benar adalah salah,
dan salah adalah hal biasa
maka benar adalah suatu yang langka

langit menangis ketika tabir besar berhasil 
mengelurkan sinar kecil untuk menemani langkaku
awan bersenandung riang atas kehadirannya.
saat itu langit tampak elok dari bawah sini

sampailah ia di bumi, disambut alunan lagu clasicc 
yang orangtua kita biasa dengar saat mereka muda
irama meretakan lantai pertanda 
pertemuan pertama yang akan menjadi sejarah

sembilan puluh menit pertemuan perdana
yang menjadi saksi bisu aku dan dia
antara logika dan fakta kita bercengkrama
langit dan bumi

aku pun mulai kehabisan kata,
 pena ku mulai terbata.
lekas dengarkan degup jantungku,
 disitu ku berkata "selamat datang intan langit"

read more
0 komentar

Pelangi Di Tangga Langit

Jika saja hujan urung datang. Jika saja tak ada cukup kristal air di angkasa. Jika saja panjang gelombang cahaya mustahil diindra dan tidak dibiaskan dalam sudut yang sempurna…
Jika saja…
Benar-benar tidak ada yang tidak terencana
Maka aku percaya, selepas hujan reda.

Kapanpun. Dimanapun aku berada. Pelangi yang merona di tangga langit tercipta khusus untuk aku. Tak peduli orang lain melihat pelangi yang sama.

Dan terserah saja orang bilang tujuh warna, atau enam, atau lima..
Bagi aku ia sejuta Atau lebih.

Sungguh. Tidak ada yang tidak terencana. Terserah saja siapa bilang apa,aku percaya, selepas hujan reda, pelangi merona dalam berjuta warna. aku percaya…
read more
Merakit mesin penenun hujan
Hingga terjalin, terbentuk awan
Semua tentang kebalikan
Terlukis, tertulis, tergaris di wajahmu

aku kan hilang, ku kan jadi hujan
Tapi takkan lama, ku kan jadi awan...
read more
0 komentar

I Never Thought

I haven't known you very long
but that's not the way I feel;
I've told you all about me
I have nothing to conceal.

What I say may sound silly now
but you'll find it to be true;
I never thought that when we met
i feel comfortable
You are my new beginning,
you're the door to life beyond;
you're all that I could ever want
or ever need to carry on.

You're the future I have dreamed of,
you're a new and brighter day;
with you, there is no looking back,
the past can fade away.

Though I haven't known you very long
you'll find all I've said is true;
I never thought that when we me
read more
God hath not promised skies always blue,

Flower strew pathways all our lives threw.

God hath not promised sun without rain,

happy  without sorrow,

Nor peace without pain.

But God hath promised strength for labor,

Light for the way,

Grace for the trials,

Help from above,

Unfailing sympathy and,

Undying love.
read more
The word Love,
Love is something we all can enjoy,
It is something we all can share,
Only with that special someone, 
Who we all care about.
But why are we scared of it?
I don't know why,
But if I wasn't,
I would tell you every time, 
Rain or shine,
Every time we're apart I nearly cry,
Because this love inside of me is strong,
There are no boundaries that it can hide,
I want to scream it out,
But I'm too shy, 
So I wait and watch wishing,
That I had the courage to tell you,
How much I feel inside.
read more
1 komentar

Episode Rindu


I
adalah rekah
pertemuan antara sorot mata
dengan nyanyian asmara
II
dalam jemari sepi
selalu berpuisi tentang mimpi,
curahan hati
lalu menyendiri bersama igau
kalau-kalau kau sedang di sini
III
lalu malam
tiba-tiba menenggelamkan diri dalam genang
air mata bayang kesedihan
bahwa wajahmu kian remang-karam
dalam kelam
IV
tahukah, rindu selalu bersamaku
maka aku harus menunggumu
sampai batas rindu itu
tak mengenalimu

*buat yang ku  ...............
read more
0 komentar

cinta masa SMA

Saat secarik kertas menemani kata Cinta
Saat goresan tinta bersemangat menyemainya
Saat cinta seolah terdampar di pinggiran Hati
Saat manusia ini tersenyum menyambut lesung pipinya

Bukan tiba-tiba si penulis jadi cinta
Proses gunung berapi meletus pun tidak sekali jadi
Desa itu pun di bangun bukan semalam
Dan rasanya juga bukan rasa Apel
Sadar kasar bukan favorit
Merajut bunga indah guna Cinta
belajar berubah penulis berkata
Takut berkata itu Nyatanya
adanya cuma tanggapan dingin

Selayaknya anak yang tak tau arti  Hidup dan Mati
Mengenai kamu aku berujar
Berujar indah berharap Apel
Tapi masih diatas kertas
Kertas itu tak sanggup
Menahan es di hatimu
Dingin, dan lama kini hingga sekarang
Kertas Itu tak mampu
Bagai otak dimakan Zombie
Tak mampu menahan Penat
Hingga akhirnya Sobek

dipersembahkan untuk 2 insan remaja dimasa lalu
(gita&sahal)
read more
0 komentar

TIKAM AKU DENGAN PUJIANMU, RANGKUL AKU DENGAN HINAANMU


Silahkan nilai aku sepuasmu
Baik buruk pandanganmu terhadapku
Tetap takkan merubah arah jalan hidupku
Aku akan terus melangkah
Meski hati terkadang lelah
Melahap semua perihnya amarah
Karena selalu dipandang mata sebelah

Kan kupetik kebaikan dari semua cacianmu
Kan kuterima dengan rendah hati segala pujianmu

Lebih baik kau teriaki aku gila
Tapi hati ini dan pikiranku waras

Daripada kau sebut aku waras
Tapi jiwa ragaku nyata gilanya

Tak perlulah sibuk bergumam
Menghina tentang langit yang kelam

Perhatikanlah wujud sendiri
Sudah lebih baikkah kita darinya?
read more
MENGAPA AKU CINTA PUISI?



SEBAB DIA TAK PERNAH MEMAKSAKU UNTUK MENCINTAINYA.....
read more

Biar Ayah Masuk Surga

Yah
Aku yakin kamu mendengarku
Meskipun hanya sebatas berbeda dunia
Tidak pernah aku lupa
“Arwah kita tidak buta dan tuli”
Yah
Aku yakin engkau lupa
Atas semua kesalahanku yang tolol
Semua bentuk kekesalan yang timbul
Engkau memang selalu bijaksana

Maafkan aku jika perintahmu dulu tak aku kerjakan
Karena aku masih saja menangis cengeng seperti bayi
Aku tidak mengerti, hanya merasa sendiri yang tak berkesudahan
Semuanya sudah melengkapi senyum sang sunyi yang percaya diri
Aku tidak punya apa-apa sesaat setelah kamu pergi pulang
Sedangkan aku lihat yang lain mempunyai do’a untuk Ayah dan Ibu
Aku tidak pernah diajarkan untuk mengerti akhlak, Ayah tidak pernah memberi uang
tidak ada belas kasih untuk berbagi, bahkan untuk orang yang ingin mengaji
Lagi-lagi aku menyalahimu ayah
 Sudahlah, memang ini salahmu dan akan terus menjadi salahmu
Mengapa kamu perintahkan emak untuk melahirkanku?
Lihat jadinya, hanya anak gembel yang bikin susah kamu terus
Jika kamu bertemu dengan yang namanya “Tuhan” disana
Sampaikan salamku untuknya, jangan sampai lupa
Dosa-dosa kamu suruh kirim saja semuanya ke dalam diriku
Biar aku yang merasakan Neraka. Biar Ayah yang merasakan surga

LOVE U DADDY ...
read more
0 komentar

IKUTI DIRIKU..

Yang ada diantara yang terpikir olehku
yang hadir disaat aku berkata
yang keluar saat aku berkata
semua tentang diriku

sejauh langkah, pikiran yang melayang
terlahir dan tersusun ikuti kata hati
yang tak terpisahkan oleh titik dan koma
diriku dengan caraku, ini pikiranku

ikuti dan ikuti yang terpikir olehku
masuki ruang saat bersama didalam asa yang ada
kau yang selalu ada untukku, jadi tempat tercurah
untuk segala rasa yang terlewati

ku ingin bagian dalam ceritaku dapat kau simpulkan
ku ingin setiap maksud kata terurai dapat kau simak
bukan maksud melebihimu, namun ku ingin kau ikuti diriku
ikuti dalam segala ruang yang ku ikuti

dalam lintasan kita bersama bergerak
kuingin arah tujuan tetap satu dan tetap
ikuti dalam semua alam pikiranku
yang ku ingin kau mengikutiku dalam segala hal..................
read more
0 komentar

Demi Satu Tujuan

Sekian rasa, resah yang datang
menghampiri tanpa kuharap
berharap saat ini hanya ilusi
tak nyata dalam kenyataan
namun semua fakta, bukan mimpi bunga tidur....

Demi satu tujuan.........
putaran waktu rubahkan semua
masih disini berharap ini berlalu
kami beraksi dengan cara kami
tiada terpaksa, ini panggilan jiwa
yang telah ada sebelum terlahir....

detik menit waktu yang berganti tak goyahkan
semangat! hilang ditengah lesu dan rendah nyali
melihat realita sesama kawan saling menjual
hilangnya idiologi terbeli ambisi hasilnya apatis
berdasar kosong yang searah.......

Semua demi satu tujuan.......
masih ada waktu, walau terasa lama
harapan tetap diatas, walau jalan berliku
aku.... kau, kita dan mereka adalah pelaku
bukan penonton, catatlah bagianmu didalam sejarah
baktikan cinta dalam bukti yang nyata untuk perjuangan

biarlah segala resah, rasa kita bersama hilang tersapu
tak tinggalkan ambisi, ego pecahkan tujuan kita
semakin kita sadari, semakin kita dapat bersama melawan
ini fakta, bukan ilusi.....satu langkah di dalam perlawanan

merebut hak kesulungan yang kita miliki.................

semua demi satu tujuan, kebebasan sejati
diatas negeri penuh misteri
saat ini, masa kini dan masa depan anak cucu.........
read more
Diberdayakan oleh Blogger.