san9 idiot

Seperti seekor burung yang tercecer dari kelompoknya aku menepi di
pucuk angin dan bernyanyi sendiri sembari menggenggammu dalam mimpi.
Susah payah logika meyakinkanku bahwa ombak takkan pernah ingin


Lama aku berdiam dalam senyap,menjauh dari kata-kata, bermusuhan

dengan
logika. Terlalu lama mereka menyiksaku; memakiku; idiot! Padahal
kesalahanku cuma satu: jatuh cinta padamu!

Hai! Aku si idiot, jatuh cinta padanya. Dan aku bahagia.
Peduli apa!

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.